Skip to main content

Cari Artikel

Comments

Popular posts from this blog

BUDIDAYA PADI TEKNOLOGI SALIBU

Padi salibu merupakan tanaman padi yang tumbuh lagi setelah batang sisa panen dipotong. Pada  budidaya padi teknologi salibu  pertumbuhan tunas setelah dipotong sangat dipengaruhi oleh : 1) Umur panen Tanaman MT-1, 2) kondisi air tanah waktu panen. 3) tinggi pemotongan batang sisa panen (ruas yang tersisa). 4) pemupukan. 5) varietas yang digunakan. Panen MT-1 sebaiknya dimajukan lebih awal 7-10 hari. Waktu panen sebaiknya tanah dalam keadaan lembab. Tinggi pemotongan yang baik adalah 3-5 cm dari permukaan tanah, jerami sisa pemotongan tidak usah dikeluarkan, bila melapuk akan menjadi pupuk organik. Waktu pemotongan 7-4 hari setelah MT-1 panen. Pemupukan untuk sementara dipakai rekomendasi setempat/sama dengan tanaman pindah. Secara umum hampir semua varietas bisa disalibukan, sementara untuk dataran tinggi ada varietas Lumuik, Kurik, Kusuik, untuk dataran rendah ada anak Daro, Cisokan, Batang Piaman. Tiga fase yang mendukung keberhasilan Budidaya Padi Teknologi S...

Mol dari Bonggol Pisang (Untuk Tanaman Padi)

MOL adalah singkatan dari Mikro Organisme Lokal. Kalau Mikro Organisme, kita sudah paham pengertiannya. Untuk Lokal, adalah banyak pengertian. Lokal bisa diartikan “dibuat sendiri”. Jadi pengertiannya MO yang kita buat sendiri. Lokal, bisa juga diartikan organisme yang berada di daerah/di lingkungan kita. Jadi, mikro organisme tersebut adalah MO yang sudah beradaptasi dengan baik di sekitar lingkungan kita. FUNGSI MOL ? Dari MOL inilah, dapat digunakan untuk membuat pupuk kompos. Dalam hal ini MOL bisa disebut sebagai starter/decomposer.  Dan juga MOL dapat digunakan sebagai pupuk cair pada aplikasi pemupukan. Bisa juga MOL sebagai ZPT (Zat Perangsang Tumbuh). Selain itu, MOL dapat juga sebagai pengurai atau “pabrik pupuk” sehingga unsur hara dapat diserap oleh akar tanaman. BAHAN PEMBUATAN MOL BONGGOL PISANG   1. 3 Kg Bonggol Pisang 2. 3 Liter Air Kelapa 3. 3 Liter Air Beras 4. Gula Pasir/Gula Merah Secukupnya :D CARA MEMBUAT MOL BONGGOL PISANG ...

Kondisi Pertanian Indonesia

Pertanian adalah sektor penting dalam perekonomian Indonesia, dengan 35% penduduk Indonesia bekerja di sektor pertanian. Indonesia adalah produsen utama beberapa produk pertanian seperti kelapa sawit, kopi, karet, cokelat, dan rempah-rempah, serta merupakan negara penghasil beras terbesar kedua di dunia setelah China. Namun, meskipun memiliki potensi yang besar, masih banyak tantangan yang dihadapi dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu tantangan utama adalah rendahnya produktivitas pertanian di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh kurangnya penggunaan teknologi modern dalam pertanian, keterbatasan akses ke modal dan sumber daya manusia yang terampil, serta masalah pengelolaan lahan yang kurang optimal. Sebagai contoh, hasil pertanian di Indonesia hanya mencapai sekitar 2,5-3 ton gabah kering giling (GKG) per hektar, sedangkan negara-negara seperti Vietnam dan Thailand mampu menghasilkan lebih dari 5 ton GKG per hektar. Selain rendahnya produktivitas, sektor pertanian Indonesia jug...